Trading Forex dan Trading Saham, Apa Bedanya?


Jika anda mendengar kata “trading”, apakah yg pertama kali timbul di benak kalian? Pasti ada deh berbagai dari anda ada yg menjawab trading saham. Ya, jawaban kamu terbukti benar, trading saham ialah salah satu yg paling terkenal di kalangan para trader.


Tapi, tahukah anda apa itu trading? Mungkin, kamu telah tak asing lagi dengan istilah yg satu ini, khususnya bagi anda yg gemar melakukan kegiatan transaksi di pasar uang. Pada umumnya ada dua tutorial untuk menghasilkan uang dari pasar, yaitu dengan tutorial investasi (investing) serta perdagangan (trading).


Lantas, tahukah kamu arti dari keduanya? Pada dasarnya tujuan dari keduanya ialah sama, yaitu untuk meningkatkan penghasilan. Namun, tersedia perbedaan diantara keduanya yg terletak pada jangka waktunya. Simak penjelasannya disini, ya!


Apa Itu Trading?

Jika trading ialah proses membeli serta menjual saham dalam jangka waktu singkat, mampu dalam hitungan hari, jam, menit, bahkan detik dengan memanfaatkan fluktuasi harian. Maka sebaliknya, investasi ialah kegiatan memakai uang atau aset untuk menghasilkan pendapatan di masa depan. Biasanya seorang investor akan memakai prinsip buy and hold untuk membeli serta menahan aset dalam jangka waktu panjang.


Nah berkata mengenai trading, tidak hanya trading saham, ada lagi tipe trading yg tak jarang dibicarakan oleh para trader, yaitu trading foreign exchange atau yg lebih bersahabat disebut dengan forex.


Apa Bedanya Trading Forex serta Trading Saham? 

Pada umumnya, trading forex serta trading saham ialah dua instrumen yg paling terkenal di pasar uang, sebab dinilai akan menyampaikan fungsi yg tinggi dibandingkan dengan instrumen lainnya. Namun, pastinya faktor tersebut diiringi juga dengan risiko yg ditawarkan.


Instrumen yg Diperjualbelikan

Perbedaan yg pertama yaitu terletak pada instrumennya. Instrumen apa sih yg diperjualbelikan pada dikala trading? Nah, dalam trading saham instrumen yg diperdagangkan ialah surat berharga bukti atas kepemilikan aset dari suatu perusahaan.


Pada bursa saham item yg diperjualbelikan sangat banyak, dari ratusan hingga ribuan. Kamu tak membeli asetnya dengan cara fisik, tetapi hanya berupa bukti kepemilikannya saja dalam kurun waktu tertentu.


Seperti namanya yaitu foreign exchange, trading forex ini ialah kegiatan jual beli valuta asing atau valuta asing. Berbeda dengan saham, item yg diperdagangkan di forex sangat sedikit.


Hanya ada empat pasangan valuta “besar” yg tak jarang diperdagangkan yaitu, EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF, serta 3 pasang komoditas, yaitu USD/CAD, AUD/USD, NZD/USD. Adapun sebutan bagi valuta lain, yaitu disebut Cross Currency.


Tingkat Likuiditas

Ketika menilai perbedaan likuiditas antara trading forex serta trading saham, ada berbagai faktor yg butuh dipertimbangkan. Pasar forex dianggap mempunyai tingkat likuiditas yg lebih tinggi dibandingkan pasar saham, yg artinya kamu mampu mencairkan dana untuk transaksi sewaktu-waktu. Hampir setiap hari, perputaran dana dalam pasar forex mencapai triliunan dolar per hari yg mampu dipakai untuk transaksi.


Sedangkan pada pasar saham, tingkat likuiditasnya tak sefleksibel pada pasar forex. Pasalnya, dana yg mengalir ke bursa butuh dibagikan ke ratusan bahkan jutaan saham setiap harinya. Selain itu, tingkat likuiditas pasar saham tergantung pada popularitas serta kapitalisasi dari saham yg dibeli. Namun, kamu mampu memilih saham dengan tingkat likuiditas yg tinggi, dengan membeli saham yg tergolong dalam daftar saham Blue Chip.


Waktu Trading

Jika dilihat dari segi jam perdagangannya, juga tersedia perbedaan antara trading forex serta trading saham.


Nah, untuk pasar forex beroperasi selagi 24 jam yg terbagi dalam tiga shift, setiap harinya. Kamu mampu memilih jam perdagangan pada bursa Sydney (05:00-14:00 WIB), Tokyo (06:00-15:00 WIB), London (14:00-23:00 WIB), serta New York (19:00-04:00 WIB).

Jika dilihat dari waktunya, tersedia jam yg “tumpang tindih” antara sesi satu dengan lainnya. Dalam istilah trading, ini disebut dengan “overlap”, yg dimana pasar forex lebih ramai sebab dua zona waktu tak sama aktif dengan cara bersamaan.


Sementara itu, pasar saham umumnya hanya buka dari hari Senin hingga Jumat serta terbagi menjadi dua sesi. Seperti yg dilansir pada laman IDX, jam perdagangan pasar reguler sesi I terjadi pada pukul 09:00-11:30, untuk sesi II pukul 13:30-14:49. Sedangkan untuk jam perdagangan pasar tunai hanya ada satu sesi yaitu pukul 09:00-11:30. Dan yg terakhir, untuk jam perdagangan pasar negosiasi sesi I mulai 09:00-11:30, serta sesi II mulai pukul 13:30-15:15.

Volatility atau Volatilitas

Ini ialah ukuran tingkat fluktuasi atau menunjukkan tingkat risiko yg terkait dengan perubahan harga sekuritas. Volatilitas pada pasar forex sangat tinggi, yg berarti harganya mampu naik serta turun dengan cepat.


Semantara untuk pola harga saham, cenderung lebih stabil serta mampu dilacak dari waktu ke waktu. Bagi berbagai trader, khususnya trader jangka singkat atau harian akan lebih memilih untuk trading forex serta bagi trader jangka panjang akan lebih menyukai stabilitas yg ditawarkan oleh saham-saham blue chip.


Leverage

Dan yg perbedaan yg terbaru ada pada segi leverage atau daya ungkit. Dalam trading saham, umpama kamu hanya mempunyai uang 1 juta, jadi hanya itu batas maksimal yg mampu untuk dibelikan saham. Semakin besar modal yg yang kamu miliki, jadi terus besar juga fungsi yg diperoleh.


Hal ini pastinya sangat tak sama dengan forex, apabila kamu mempunyai uang 1 juta, kamu masih mampu bertransaksi hingga ratusan juta bahkan milyaran. Karena kesempatan return yg lumayan besar inilah, makanya tak sedikit trader yg berminat pada trading forex.


Tapi lantas, apakah dengan melakukan trading forex akan rutin berhasil? Tentu saja tidak, walau memperkenalkan fungsi yg berkali-kali lipat, tapi kalau salah pilih, sama saja rugi.


Keamanan Dana

Mana yg lebih aman? Trading forex atau trading saham? Di saham ada KSEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia. Di Forex tak ada pihak kustodi atau wali amanat, sehingga apabila terjadi konflik kepentingan antara broker serta trader jadi tak ada pihak yg objektif yg merekam transaksi serta mengadministrasikan aset yg kita transaksikan. Jelas saham lebih terjamin dananya


Itulah berbagai perbedaan antara trading forex serta trading saham. Kini, kamu mampu memilih instrumen apa yg kira-kira lebih tepat denganmu. Jangan lupa sebelum mengawali trading, kenali juga  profil risiko kamu, jangan hingga niatnya berguna malah buntung!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Install sekarang Aplikasi kamera teknologi baru terlihat jelas

Aplikasi kamera teknologi baru terlihat jelas

Tutorial dan Cara BermainTreding Saham di HP Android Termudah