Tips Trading Forex Agar tak Bangkrut
Pelajari Tading Forex Lewat Akun Demo
Bisnis buying and selling foreign exchange harus dilakukan dengan menjadi nasabah pialang (broker) berjangka. Biasanya setiap dealer menyediakan akun demo agar calon nasabah bisa mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara buying and selling forex.
Trading foreign exchange dilakukan dengan jual beli pasangan mata uang. Sebagai contoh euro berpasangan dengan dolar Amerika Serikat (AS) disimbolkan EUR/USD. Ada tiga faktor yang menggerakkan pasangan mata uang ini, yakni foremost negara AS dan zona euro, faktor teknikal, serta sentimen pasar.
Pelajari dan pahami faktor-faktor tersebut sebelum mulai buying and selling forex.
Pilih Broker Yang Tepat
Pemilihan dealer menjadi krusial, yang paling penting adalah pilih dealer yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Broker-broker ini adalah dealer resmi dan teregulasi, terikat oleh Undang-Undang Nomer 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, sehingga nasabah terhindar dari potensi penipuan.
Jangan lupa, pahami dokumen-dokumen yang diberikan dealer sebelum menjadi nasabah.
Selain itu, setiap dealer biasanya menawarkan kelebihan-kelebihan, seperti memberikan komisi rendah, memberikan perangkat buying and selling yang lebih bagus, dan lain-lain. Calon nasabah tambah menimbang-nimbang dealer mana yang paling tepat.
Siapkan Modal Yang Sesuai
Modal yang dibutuhkan untuk buying and selling foreign exchange bervariasi, mulai jutaan hingga miliaran. Berkaca dari kasus Kevin, modal yang ditetapkan harus sesuai. Artinya sesuai dengan kemampuan Anda menerima kerugian.
Ingat buying and selling foreign exchange itu excessive danger excessive return, modal yang ditanamkan bisa habis hingga menjadi nol, tapi keuntungan yang diperoleh juga bisa tak terbatas. Dengan demikian, siapkan modal yang kira-kira “ketika habis semua tidak memengaruhi kehidupan fisik dan mental”.
Jangan menggunakan modal yang dapat berpengaruh besar terhadap kondisi finansial, apalagi sampai berutang.
Cut Loss, Cut Loss, dan Cut Loss
Kebanyakan pelaku bisnis buying and selling forex
atau dikenal dengan dealer mengalami kerugian besar akibat takut akan kerugian kecil. Pasar foreign exchange bergerak sangat dinamis, arah pergerakan bisa berubah dalam hitungan menit, sehingga perlu kesiapan psychological untuk melepas posisi yang salah (cut loss) agar terhindar dari kerugian yang lebih besar.
Tidak ada dealer yang selalu mendapat untung, bahkan dealer kelas dunia yang menghasilkan jutaan dolar pasti pernah mengalami kerugian.
Transaksi foreign exchange bisa dilakukan berkali-kali tergantung jumlah modal yang ditanam. Jangan sampai satu kerugian menggagalkan peluang meraih untung dari transaksi-transaksi selanjutnya.
Ketika salah posisi selalu cut loss, cut loss, dan cut loss! Yang paling penting saat buying and selling foreign exchange adalah cash management, bagaimana kerugian dari tiga kali transaksi bisa ditutup dengan satu kali transaksi yang untung.
Banyak literatur yang bisa menjelaskan cash management, atau broker-broker di Indonesia biasanya memiliki divisi edukasi yang mengajarkan cash management dan strategi buying and selling yang bagus sesuai dengan kondisi pasar. Sebelum melakukan bisnis buying and selling foreign exchange atau bisnis apapun atau investasi apapun, selalu pahami terlebih dahulu risiko dan bagaimana cara kerjanya agar terhindar dari kerugian yang besar.
Happy trading!

Komentar
Posting Komentar